Bisiknews.com – Ketika mendengar nama Bali, sebagian besar orang mungkin langsung membayangkan pantai berpasir putih, resort mewah, dan kehidupan malam yang meriah. Namun, jauh dari hiruk-pikuk kawasan wisata populer, terdapat sisi lain Bali yang tidak kalah memesona yaitu Desa Wisata di Bali yang penuh dengan kehidupan tradisional, budaya khas, dan pemandangan alam yang menenangkan jiwa.
Dalam beberapa tahun terakhir, konsep wisata berbasis desa semakin digalakkan sebagai alternatif berlibur yang lebih bermakna. Banyak wisatawan yang mulai mencari pengalaman autentik, ingin mengetahui kehidupan masyarakat lokal, seni tradisi, hingga mencicipi kuliner langsung dari dapurnya.
Oleh sebab itu, mengunjungi Desa Wisata di Bali dapat menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin liburan berbeda: lebih tenang, penuh interaksi, dan kaya pengalaman budaya.
Mengapa Desa Wisata di Bali Layak Menjadi Tujuan Liburan?
Sebelum membahas rekomendasinya, mari kita pahami dahulu alasan mengapa desa wisata menjadi destinasi yang semakin diminati.
1. Pengalaman yang Nyata dan Autentik
Di desa wisata, anda bisa merasakan langsung bagaimana masyarakat lokal menjalani aktivitas, mulai dari bertani, membuat kerajinan, hingga mengikuti upacara adat.
2. Alam yang Masih Asri
Banyak desa wisata berada di kawasan perbukitan, sawah berundak, atau lembah hijau yang menghadirkan suasana damai jauh dari keramaian.
3. Interaksi dengan Warga Lokal
Wisata desa memungkinkan anda untuk belajar dengan cara berinteraksi, bukan hanya melihat seperti di tempat wisata biasa.
4. Mendukung Ekonomi Lokal
Setiap kunjungan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara langsung.
Dengan alasan tersebut, tidak mengherankan jika Desa Wisata di Bali terus meningkat popularitasnya.
7 Desa Wisata di Bali yang Patut Dikunjungi
Berikut rekomendasi desa wisata terbaik yang bisa anda masukkan ke daftar liburan:
1. Desa Penglipuran (Bangli)
Desa ini terkenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Tata ruang rumah tradisionalnya rapi, harmonis, dan tetap mengikuti nilai adat Bali kuno.
Pengalaman yang bisa didapat: menjelajah desa sambil menikmati suasana tenang dan sejuk di dataran tinggi.
2. Desa Tenganan (Karangasem)
Desa kuno ini merupakan rumah bagi masyarakat Bali Aga, yang mempertahankan adat dan budaya pra-Hindu.
Aktivitas menarik: melihat proses pembuatan kain Geringsing, kain tradisional unik yang tidak ditemukan di tempat lain.
3. Desa Ubud (Gianyar)
Meskipun sudah cukup modern, Ubud tetap memancarkan nuansa seni dan tradisi kental.
Yang menarik: museum seni, pasar seni, sawah terasering, dan pusat yoga spiritual.
4. Desa Jatiluwih (Tabanan)
Desa ini terkenal dengan keindahan hamparan sawah terasering yang masuk dalam warisan budaya dunia UNESCO.
Kegiatan seru: trekking alam, fotografi, dan menikmati panorama matahari terbenam.
5. Desa Trunyan (Kintamani)
Desa ini dikenal dengan tradisi pemakaman unik, yakni mayat yang tidak dikubur atau dibakar, melainkan diletakkan di bawah pohon Taru Menyan.
Cocok untuk anda yang ingin mempelajari tradisi lokal yang mendalam.
6. Desa Batubulan (Gianyar)
Batubulan merupakan desa seni yang terkenal dengan pertunjukan tari Barong dan kerajinan batu pahat.
Rekomendasi kegiatan: menonton pertunjukan seni langsung dari penduduk desa.
7. Desa Nyambu (Tabanan)
Desa Nyambu menawarkan wisata sejarah melalui ratusan pura kuno dan jejak peradaban Bali klasik.
Cocok untuk pecinta sejarah dan fotografi budaya.
Tips Berkunjung ke Desa Wisata di Bali
Agar kunjungan anda tetap nyaman dan penuh makna, perhatikan beberapa tips berikut:
-
Gunakan pakaian sopan ketika memasuki area pura atau wilayah adat.
-
Hargai penduduk lokal dengan bersikap ramah dan tidak memaksa mengambil foto.
-
Beli produk lokal jika memungkinkan, sebagai bentuk dukungan ekonomi.
-
Ikuti aturan adat yang berlaku di setiap desa.
-
Pilih waktu yang tepat, seperti pagi hari atau sore untuk cuaca sejuk.
Dengan menerapkan tips ini, perjalanan anda akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat.
Akomodasi dan Transportasi Menuju Desa Wisata
Sebagian besar desa wisata di Bali bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi atau sewa motor/mobil. Banyak juga paket tur desa wisata yang sudah tersedia. Pilihan penginapan mulai dari homestay sederhana hingga vila bernuansa alam.
Bisa dikatakan bahwa berkunjung ke Desa Wisata di Bali sangat fleksibel dalam hal anggaran dan rencana itinerary.
Menyatu dengan Keindahan dan Kebudayaan Bali yang Sesungguhnya
Ketika anda memutuskan mengunjungi Desa Wisata di Bali, anda tidak hanya sekadar berlibur, tetapi juga belajar memahami nilai budaya yang masih terjaga, menikmati keasrian alam yang menenangkan, dan membawa pulang pengalaman berharga yang sulit dilupakan.
Jauh dari keramaian kawasan wisata mainstream, desa wisata menawarkan perjalanan batin yang lebih mendalam, penuh rasa syukur, dan kedekatan dengan kehidupan.
