Program Pesantren Ramadhan di Pangandaran Dinilai Kurang Efektif, Begini Kata Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran

Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran Miptahudin/Tangkapan Layar Facebook

PANGANDARAN, (BISIKNEWS.COM) – Program Pesantren Ramadhan yang di Intruksikan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pangandaran dinilai kurang efektif, pasalnya program tersebut disaat pesantren mulai meliburkan para santrinya.

Wakil Ketua PC GP Ansor Pangandaran Miptahudin mengatakan, adanya Program Pesantren Ramadhan yang di Intruksikan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, pihaknya mengaku kurang efektif.

“Ada beberapa langkah yang dinilai tidak tepat sasaran, diantaranya diberlakukannya intruksi ini disaat pesantren mulai meliburkan para santrinya, saya sangat tahu dan faham betul bagaimana program pengajian di pesantren itu sangat padat ketika memasuki bulan Ramadhan,” kata Miptahudin kepada bisiknews.com, Rabu 12 April 2023.

Baca Juga  Seorang Calon Kades di Pangandaran Komplain Soal Nama di Surat Suara Pilkades Salah

Sedangkan, kata Miptahudin, bahwa dibeberapa pesantren ada istilah Pasaran (Pemadatan Pengajian) dengan tiba-tiba pemerintah mengintruksikan Pesantren Ramadhan bagi siswa kelas 7, hal itu kata ia kurang tepat, dan terkesan dadakan juga terlalu dipaksakan.

“Kenapa kurang tepat, karena para dewan Kiyai atau pengajar di pesantren pun butuh Istirahat, meskipun saya yakin Pesantren sangat Mustahil untuk menolak. Namun untuk menghargai Pesantren bukan pula seperti itu caranya,” ujar dia.

Miptahudin menjelaskan, pihaknya juga mengakui bahwa program tersebut tujuannya pasti bagus, dan ia pun mengapresiasi. Hanya saja menyayangkan cara dan waktunya itu yang dinilai tidak tepat dan bukan waktu yang tepat.

Baca Juga  Pokja Bunda Paud Desa Legokjawa Pangandaran akan Gelar Kreasi Seni Islami

“Untuk kedepan, kami berharap setiap program itu harus tuntas dikaji dengan semua pihak terkait, ini menyangkut masa depan generasi, jangan ada program yang bersipat lelucon apalagi programnya berlandaskan anggaran yang cukup besar,” ujarnya. (Riz)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *