Timnas U17 Indonesia Raih Kemenangan Bersejarah atas Honduras di Piala Dunia U17 2025

By Arazone 4 Min Read

Bisiknews.com, Jakarta – Timnas U17 Indonesia mencatat sejarah baru dalam perjalanan sepak bola kelompok umur nasional. Pada laga terakhir babak penyisihan Grup H Piala Dunia U17 2025, skuad Garuda Muda berhasil meraih kemenangan perdana di ajang tersebut. Hasil positif ini menjadi catatan penting, mengingat Indonesia sebelumnya belum pernah meraih kemenangan di ajang Piala Dunia kelompok umur.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, pada Senin (10/11/2025) malam itu memperlihatkan perkembangan signifikan dari sisi permainan, mental bertanding, serta kematangan strategi yang diterapkan pelatih Nova Arianto. Indonesia tampil percaya diri sejak menit awal, sementara Honduras lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Kemenangan dengan skor akhir 2-1 tersebut tidak hanya menjadi pencapaian emosional bagi para pemain, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda dan persiapan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan hasil nyata.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Indonesia Sejak Babak Pertama

Sejak peluit awal, Timnas U17 Indonesia tampil agresif. Peluang demi peluang tercipta, termasuk dari aksi Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga. Namun hingga turun minum, skor tetap imbang 0-0 karena penampilan gemilang kiper Honduras, Noel Valladares, yang mencatat empat penyelamatan penting.

Pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo, menilai permainan Indonesia pada babak pertama sangat menjanjikan.

“Babak pertama 0-0 tapi kita controling the game. Kita punya empat peluang dan empat penyelamatan dari penjaga gawang, dibalas hanya satu shot on target Honduras,” ujar Bung GAZ kepada media.

Menurutnya, penguasaan bola serta intensitas tekanan menjadi kunci dominasi Indonesia.

“Kita controling the ball, ball possession ada di kita, dan dapat empat shot on target. Honduras hanya sekali membalas,” ujarnya lagi.

Dramatis di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, pelatih Nova Arianto melakukan rotasi pemain untuk menambah energi dan variasi serangan. Hasilnya langsung terlihat.

Pada menit ke-52, Mireza Firjatullah dijatuhkan di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, dan Evandra Florasta berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang sehingga Indonesia unggul 1-0.

Namun dua menit kemudian, Honduras menyamakan kedudukan melalui penalti Luis Suazo setelah bola mengenai tangan I Putu Panji.

Alih-alih tertekan, Indonesia justru meningkatkan intensitas serangan. Tekanan berulang akhirnya membuahkan gol kemenangan pada menit ke-72 melalui tendangan keras Fadly Alberto Hengga.

“Hal yang luar biasa di babak kedua… dari shot on target kita ada 16 totalnya, berarti di babak kedua saja ada 12,” ujar Gita Suwondo.

Menurut data resmi FIFA, Indonesia mencatat 24 tembakan, dengan 9 di antaranya tepat sasaran.

Makna Kemenangan dan Peluang Lolos

Dengan kemenangan ini, Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen Grup H dengan tiga poin dan selisih gol -5. Peluang lolos ke babak 32 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik masih ada, meski bergantung pada hasil di grup lain.

“Sekarang kita di posisi ke-9 dari peringkat tiga terbaik, tapi tetap ini kemenangan pertama Indonesia di Piala Dunia kelompok umur apa pun, prestasi luar biasa yang wajib diapresiasi,” ujar Bung GAZ.

Kemenangan ini juga menjadi momentum positif bagi proyek pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.

Kemenangan atas Honduras menjadi penanda penting perkembangan sepak bola kelompok umur Indonesia. Terlepas dari apakah Timnas U17 dapat melaju ke babak berikutnya atau tidak, hasil ini menunjukkan adanya pondasi kuat yang mulai terbentuk.

Konsistensi pembinaan dan kompetisi berkualitas akan menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan performa Garuda Muda di masa depan.(*)

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version